Bagaimana caranya menarik perhatian seseorang dalam hitungan detik? Mungkin terdengar seperti tantangan kreatif yang kompleks, namun tidak bagi brand yang masuk ke dalam daftar YouTube Bumper Ads Terpopuler. Apa rahasia sukses mereka dan bagaimana pemasar lainnya belajar? Simak informasi dari 3 pemimpin pemasaran yang membantu beberapa video dari iklan bumper 6 detik yang masuk ke dalam daftar bumper terpopuler secara global:
Bagaimana caranya menarik perhatian seseorang dalam hitungan detik? Mungkin terdengar seperti tantangan kreatif yang kompleks, namun tidak bagi brand yang masuk ke dalam daftar YouTube Bumper Ads Terpopuler. Apa rahasia sukses mereka dan bagaimana pemasar lainnya belajar? Simak informasi dari 3 pemimpin pemasaran yang membantu beberapa video dari iklan bumper 6 detik yang masuk ke dalam daftar bumper terpopuler secara global:


Jangan pikirkan iklan bumper secara terpisah

“Kami biasanya punya waktu 90 detik untuk menceritakan kisah yang berlapis-lapis, jadi tantangan membuatnya menjadi enam detik pada awalnya membuat takut banyak orang di industri ini. Titik balik terjadi ketika kami menyadari bahwa kunci untuk iklan bumper yang efektif adalah berhenti menganggapnya sebagai pengurangan dan melihatnya sebagai bagian dari kampanye yang lebih besar.

Iklan berdurasi enam detik ini tidak menjadi ide tambahan, tetapi memiliki brief jelas yang menjelaskan bagaimana iklan ini menambah dimensi lain dalam cerita kampanye. Tetapi kami juga mempertimbangkan konteks di mana iklan ini akan ditonton. Hasilnya, kami dapat memastikan apakah seseorang melihat semua elemen kampanye atau hanya iklan enam detik, hal tersebut menjadi pengalaman yang menyenangkan dan bermakna."

Tonton video iklan 6 detik dari AMV BBDO.


Pastikan cerita Anda simpel

“Cerita Gorilla Glue selalu simpel. Sesuatu rusak dan butuh diperbaiki dan Gorilla hadir dengan solusinya. Momen yang dibutuhkan konsumen adalah keterkaitan, umum dan visual, sehingga kami tidak butuh format panjang untuk mengaturnya. Saya rasa hal ini yang membuat banyak bumpers sukses dan mendorong brand sama seperti iklan panjang lakukan.

Oleh karena itu, pesan saya bagi para pemasar yang ingin melihat kesuksesan melalui iklan berdurasi enam detik adalah pikirkan masalah yang dihadapi konsumen dan bagaimana Anda bisa membantu mengatasinya. Lalu, sampaikan ceritanya sesimpel mungkin."

Tonton video iklan 6 detik detik dari Gorilla Glue.


Relevan secara kontekstual

“Anda mungkin berpikir bahwa akan sulit untuk menarik perhatian orang dalam enam detik, namun kami menemukan bahwa ketika iklan bumper kami relevan secara kontekstual, kami dapat mematahkan persepsi tersebut. Sebagai contoh, untuk menyambut musim liburan tahun lalu, kami meluncurkan Rice Krispies Treats mini bertema liburan.

Tujuan utama kami adalah meningkatkan awareness produk baru ini dan memperlihatkan bahwa betapa menyenangkannya menjadi stocking stuffer. Karena kami memiliki pengalaman sukses dalam iklan bumper sebelumnya, kami memutuskan untuk mendedikasikan 90% biaya video online untuk membuat dan menyajikan iklan enam detik bagi mereka yang tertarik dengan topik belanja Natal, memasak, mainan dan perjalanan. Format ini kini menjadi bagian penting dalam perencanaan kami untuk menjangkau konsumen yang tepat di waktu yang tepat."

Tonton video iklan 6 detik dari Rice Krispies Treats.

Baca lebih lengkap di artikel Think With Google.

Ada yang baru kali ini, karena YouTube merilis daftar iklan bumper terpopuler di 2018. Apa, sih yang dimaksud dengan iklan bumper?

Iklan bumper adalah iklan video berformat enam detik untuk membantu meningkatkan jangkauan dan frekuensi brand. Format ini tersedia melalui Google Ads sebagai tambahan dari kampanye iklan tradisional mereka dan ditawarkan dalam basis CPM. Manfaatnya, iklan bumper bisa meningkatkan jangkauan kampanye yang sudah ada, sekaligus memberi nilai tambah dari pesan yang lebih besar.
Ada yang baru kali ini, karena YouTube merilis daftar iklan bumper terpopuler di 2018. Apa, sih yang dimaksud dengan iklan bumper?

Iklan bumper adalah iklan video berformat enam detik untuk membantu meningkatkan jangkauan dan frekuensi brand. Format ini tersedia melalui Google Ads sebagai tambahan dari kampanye iklan tradisional mereka dan ditawarkan dalam basis CPM. Manfaatnya, iklan bumper bisa meningkatkan jangkauan kampanye yang sudah ada, sekaligus memberi nilai tambah dari pesan yang lebih besar.

Ini playlist dan iklan bumper terpopuler dari 2018:












Source: YouTube Data, July 2017 - July 2018 & Ipsos Creative Rating Survey

YouTube kembali merilis daftar 10 iklan terpopuler dari Juli-Desember 2018.Setiap daftar ini dirilis, kita bisa melihat banyak kreativitas baru yang diangkat dalam bentuk video untuk menarik perhatian konsumen. Contoh saja Tokopedia yang bekerja sama dengan Tasya Farasya untuk memberikan pesan yang menginspirasi bagi konsumennya. Tidak hanya itu, Daihatsu Indonesia juga turut menghadirkan iklan yang mengundang tawa. Contoh iklan ini kemudian menyentuh hati masyarakat Indonesia lebih dalam. Musik juga jadi elemen penting dalam video iklan YouTube, misalnya yang dilakukan Pocari, Nivea hingga HeinzABC.
YouTube kembali merilis daftar 10 iklan terpopuler dari Juli-Desember 2018.Setiap daftar ini dirilis, kita bisa melihat banyak kreativitas baru yang diangkat dalam bentuk video untuk menarik perhatian konsumen. Contoh saja Tokopedia yang bekerja sama dengan Tasya Farasya untuk memberikan pesan yang menginspirasi bagi konsumennya. Tidak hanya itu, Daihatsu Indonesia juga turut menghadirkan iklan yang mengundang tawa. Contoh iklan ini kemudian menyentuh hati masyarakat Indonesia lebih dalam. Musik juga jadi elemen penting dalam video iklan YouTube, misalnya yang dilakukan Pocari, Nivea hingga HeinzABC.

Lihat playlistnya disini.










Daftar Iklan YouTube Terpopuler menampilkan iklan paling kreatif yang ditonton masyarakat setiap bulannya di YouTube berdasarkan kombinasi popularitas dan promosi.






Murid - murid Srijayanasa Dance School
Leonardus Siringoringo, pendiri Ulos Batak Palembang




Semangat kewirausahaan (entrepreneurship) terasa sangat kuat di Palembang, namun begitu pula dengan persaingannya. Kami mengunjungi beberapa pemilik usaha di ibukota Sumatera Selatan ini untuk mencari tahu bagaimana mereka menggunakan fitur-fitur online guna memajukan usaha, membuatnya lebih unggul dari usaha sejenis, dan menarik perhatian dari seluruh penjuru negeri bahkan seluruh dunia.


Murid - murid Srijayanasa Dance School

Srijayanasa Dance School didirikan Surtia Ningsih (27), warga asli Palembang yang memiliki latar belakang di bidang seni tari dan koreografi. Ia mendaftarkan sekolah ini secara resmi ke Google Bisnisku pada tahun 2018, yang kemudian membuat sekolah ini semakin dikenal serta berhasil mengikuti kompetisi tari di luar negeri dan mengharumkan nama bangsa. Sampai saat ini, sudah ada lebih dari 300 siswa yang ikut bergabung. Selain sibuk di sekolah tari, Surtia juga ikut aktif berpartisipasi di Womenwill dan Gapura Digital.

Ulos Batak Palembang adalah UKM berbasis rumahan yang didirikan oleh Leonardus Siringoringo (27). Saat mulai berbisnis, ia kesulitan untuk berkompetisi di pasar. Lalu ia mendaftar ke Google Bisnisku. Seiring waktu, usahanya semakin berkembang dan hasil penjualan meningkat. Bersama Emil Sitohang, rekan satu timnya, Leo kemudian mengikuti Gapura Digital untuk meningkatkan peluang bisnisnya di internet. Upayanya ini pun berdampak signifikan. Terbukti dari hasil penelusuran selama satu kuartal, Ulos Batak Palembang dicari sebanyak 751 kali di internet. Berkat Google Bisnisku, calon pelanggannya pun tak bingung lagi mencari alamat rumahnya untuk membeli ulos.

Leonardus Siringoringo, pendiri Ulos Batak Palembang

Rumah Leonardus ketika dikunjungi rekan media

Kursus bahasa Sriwijaya Youth Academy didirikan oleh Youwen Sartika pada tahun 2016. Setelah mengikuti acara yang diselenggarakan oleh Womenwill dan Gapura Digital pada tahun 2018, ia kemudian mendaftarkan usahanya ke Google Bisnisku. Manfaatnya pun langsung terasa: Google Bisnisku memudahkan Youwen memantau perkembangan murid peserta kursus dari review-review yang jumlahnya terus bertambah, Ia pun bisa lebih mudah mengatur jadwal kursus serta hari libur melalui pengaturan jam buka kursus di Google. Sampai saat ini, jumlah alumni kursus bahasa Sriwijaya Youth Academy telah mencapai 1500 orang.

Youwen Sartika, pendiri Sriwijaya Youth Academy
Gudang Makanan Palembang 'Cik Ari' didirikan oleh Yunita Rahma (juga dijuluki sebagai Cik Ari) pada tahun 2009. Setelah mengikuti berbagai pelatihan yang diselenggarakan oleh Google, ia pun mendaftarkan usahanya ke Google Bisnisku. Selain itu, untuk semakin memajukan usahanya, Cik Ari juga memadukan berbagai fitur dari Google seperti Google Trends untuk mengetahui tren makanan di Palembang, dan Google Maps untuk memudahkan pelanggan menemukan lokasi usahanya. Kini selain sibuk mengurus bisnis Gudang Makanan Palembang-nya, Cik Ari juga aktif sebagai anggota komunitas UKM di Palembang sekaligus menjadi fasilitator di Womenwill.

Yunita Rahma dari Gudang Makanan Palembang Cik Ari

Burger Time Plaju adalah usaha makanan cepat saji milik Dwi Maharani yang didirikan atas kesukaannya membuat burger dan street food sejak dulu. Ia menjual chicken burger dan beef burger dengan harga yang cocok untuk kantong pelajar dan mahasiswa. Setelah mendaftar di Google Bisnisku, Dwi sangat menyukai fitur insight yang memudahkannya untuk mengevaluasi seberapa sering Burger Time Plaju dicari di Google Penelusuran maupun Google Maps. Burger Time Plaju dapat memperoleh sekitar 3 hingga 4 review di Google Bisnisku dan sekitar 200-300 jumlah pencarian dalam sebulan. Selain berbisnis, ia juga aktif mengikuti kelas Womenwill dan Gapura Digital.
Dwi Maharani, saat dikunjungi oleh rekan media di Burger Time Plaju
Chicken Burger, salah satu menu favorit Burger Time Plaju







Punya passion untuk menghibur dengan konten komedi dan parodi musik seperti Kerry Astina atau berbagi tutorial dan cerita seputar sepak bola seperti AF2C? Ini dia saatnya!

Sebagai bagian dari komitmen kami untuk mengasah generasi bakat YouTube berikutnya, kami menghadirkan kembali program YouTube NextUp di tahun ini - untuk kreator di seluruh Indonesia!

Semenjak pertama kali di luncurkan di tahun 2017, YouTube NextUp menerima antusiasme yang besar dari komunitas YouTube - dimana 12 kreator dari berbagai genre konten yg datang dari kreator dari beragam wilayah di Indonesia. Sejalan dengan misi YouTube untuk memberikan suara kepada semua orang, tahun ini, kami ingin terus meningkatkan antusiasme ini dan mengundang seluruh komunitas YouTube dari beragam konten di seluruh penjuru Indonesia ke program YouTube NextUp.

Program YouTube NextUp diharapkan dapat membantu para kreator untuk mempelajari cara membuat video dengan lebih baik, mendapat lebih banyak subscriber, dan membuat channel kalian menjadi lebih menarik - bahkan berkolaborasi dengan kreator lainnya. Sejak diluncurkan pada tahun 2011, NextUp telah membantu lebih dari 360 pembuat konten YouTube dari 15 negara untuk mengakselerasi (turbocharge) channel YouTube mereka.

Ingin dengar langsung cerita para alumni YouTube NextUp tahun 2017? Cek langsung disini:



Siapa yang bisa menjadi YouTube NextUp?
Kami mencari kreator YouTube yang bersemangat dan termotivasi untuk membuat konten yang lebih menarik, Kreator yang tertarik untuk belajar keterampilan produksi yang handal dan mendapatkan bimbingan dari ahli pengembangan produksi dan channel. Peserta NextUp juga berkesempatan untuk berkolaborasi dengan kreator berbakat lainnya yang menjadi bagian dari komunitas NextUp internasional.

12 channel YouTube dari Indonesia akan dipilih sebagai pemenang untuk mengikuti kelas NextUp tahun 2019 di YouTube Pop-up Space Jakarta di bulan April. Yang terpilih akan mendapatkan:

  • 5 hari camp pelatihan di YouTube Pop-up Space Jakarta
  • Voucher senilai IDR 25.000.000 untuk peralatan produksi video.
  • Tergabung di 1:1 Account Management dari tim YouTube Creator & Artist Development dan mendapat bantuan pengelolaan akun.
  • Kesempatan untuk tampil di YouTube FanFest Festival dan Road to FanFest di beberapa kota di Indonesia.
  • Kesempatan untuk bertemu dengan tim YouTube dan kreator ternama Indonesia.
Daftar melalui link ini atau cek ke website youtube.com/nextup untuk informasi lebih lanjut. Kami tidak sabar melihat wajah-wajah baru yang akan menjadi bintang YouTube selanjutnya!

Dengan semakin meningkatnya animo masyarakat terhadap Pemilihan Umum Indonesia 2019, berikut ini daftar 10 rekomendasi fitur dari kursus jurnalisme digital yang diselenggarakan Google News Initiative untuk dimanfaatkan oleh teman-teman media:
Dengan semakin meningkatnya animo masyarakat terhadap Pemilihan Umum Indonesia 2019, berikut ini daftar 10 rekomendasi fitur dari kursus jurnalisme digital yang diselenggarakan Google News Initiative untuk dimanfaatkan oleh teman-teman media:


1. Dapatkan info terbaru dengan Google Alerts




Buat notifikasi kata kunci sebanyak yang Anda butuhkan dan Google bisa langsung mengirim link saat ada info terbaru mengenai kata kunci tersebut, atau setiap hari, bahkan setiap minggu. Katakanlah Anda ingin diberi tahu setiap kali “Bivitri Susanti” dan “Hikmahanto Juwana” disebutkan dalam bahasa apa pun di internet, Anda bisa membuat notifikasi berbeda. Klik di sini untuk mendaftar dan mengikuti pelatihan fitur ini.

2. Membandingkan kandidat atau partai di Google Trends



Jika Anda ingin mengetahui apakah ada kandidat atau partai politik yang sedang trending di internet, coba fitur jelajah (explore) di Google Trends. Berikut ini contoh visual di Google Trends  untuk dua pengamat politik Bivitri Susanti dan Hikmahanto Juwana dalam 30 hari terakhir.

3. Memeriksa dan memverifikasi keaslian gambar dengan Google Penelusuran Gambar

Di era yang penuh dengan misinformasi, bukan hanya kata-kata dan klaim yang harus dipastikan kebenarannya, tetapi juga foto atau gambar. Melalui Google Penelusuran Gambar, Anda bisa menyelidiki dari mana sebuah gambar berasal. Jika Anda menemukan foto digital dari suatu demonstrasi di jalanan dan Anda ingin memeriksa apakah ada foto lain yang serupa dari sudut pandang lain atau diambil di lokasi yang sama, Anda bisa memasukkan foto ke Google Penelusuran Gambar dan memilih “gambar yang mirip secara visual” untuk memastikan sumbernya. Anda bisa ikuti pelatihannya di sini.


4. Buat berita jadi semakin menarik dengan visualisasi dari Google Earth atau Street View






Jika Anda sedang meliput berita di wilayah DKI Jakarta atau Bandung, misalnya, Anda bisa menggunakan Google Earth untuk menampilkan visualisasi yang cocok dengan berita. Misalnya saja Anda sedang di Gelora Bung Karno dan membutuhkan visualisasi kondisi lalu lintas di pusat kota atau keadaan sekitarnya, Anda bisa menggunakan visualisasi dari Google Street View guna melengkapi dan membuat berita jadi semakin menarik. Untuk mengikuti pelatihan fitur ini, klik di sini.


5. Upload liputan berita langsung dari ponsel dengan fitur Live Streaming YouTube





Saat Anda meliput peristiwa penting terkait pemilu, gunakan fitur Live Streaming YouTube dari ponsel (atau laptop) untuk melaporkannya langsung. Setelah live streaming, video akan diupload dan diarsipkan secara otomatis ke channel YouTube Anda. Tips penting: jangan lupa berikan akses channel YouTube Anda kepada para reporter. Klik di sini untuk mengikuti pelatihannya.


6. Berkolaborasi dan berbagi informasi di Google Dokumen atau Google Spreadsheet dengan G Suite.



Fitur ini sangat berguna untuk menulis berita penting terkait pemilu atau mencatat hasil survei politik secara real-time. Dengan menggunakan G Suite, Anda bisa saling berkolaborasi dan berbagi dokumen ke maksimum 200 orang, dan maksimum 50 orang pengguna bisa mengedit Google Dokumen atau Spreadsheet secara bersamaan. Kolaborasi ruang berita secara real-time sekarang dapat dibuat untuk setiap tim berita. Anda juga bisa berkolaborasi dengan kontributor lain dan rekan tim yang ditugaskan ke seluruh penjuru negeri  untuk meliput kampanye pemilu, dalam satu dokumen utuh secara bersamaan.

7. Gunakan YouTube untuk menemukan konten yang terkait dengan berita Anda



Dengan banyaknya masyarakat Indonesia yang berbagi video terkait persiapan pemilu, periksa daftar video Trending berdasarkan relevansi, jumlah penayangan, peringkat, waktu upload, dan banyak lagi. Jika Anda ingin menyaring linimasa Anda di seputar video debat calon presiden selama pemilihan umum, lakukan pencarian di YouTube dan filter berdasarkan hal tersebut. Jangan lupa memberikan kredit kepada pemilik konten, bukan YouTube. Ikuti pelatihannya lebih lanjut, ayo daftar di sini.


8. Beritakan hal-hal menarik selama kampanye atau beri konteks pada berita Anda dengan Google My Maps






Upload data menggunakan My Maps dan tandai lokasi paling penting untuk artikel Anda. Pilih gaya peta dan bagikan kepada masyarakat. Anda juga bisa menandai berbagai  peristiwa penting yang terjadi selama proses kampanye pemilu di Google Maps dan membagikannya kepada pembaca. Pelatihan lebih lanjut ada di sini.



9. Buat peta demografi yang mudah dipahami dengan Google Fusion Tables



Masukkan data ke dalam tabel dan sesuaikan peta dasar yang dihasilkan, lalu tampilkan di situs Anda. Jika Anda ingin mengetahui lokasi TPS di seluruh penjuru Indonesia, Anda bisa menggambarkannya dengan Fusion Tables. Pelatihan lebih lanjut klik di sini.


10. Tampilkan visualisasi data yang menarik menggunakan Flourish



Impor data Anda dan sesuaikan menurut kebutuhan. Cek hasilnya di berbagai perangkat  sebelum ditampilkan ke publik. Cobalah untuk merekam hasil survei dari masing-masing daerah pemilihan, langsung dalam bentuk peta, seperti contoh peta pemilu Jerman tahun 2017. Pelatihan lebih lanjut ada di sini.



Semoga 10 tips ini bermanfaat bagi Anda. Semua fitur yang disebutkan tadi tersedia gratis untuk digunakan oleh partner media kami. Bagi Anda yang ingin belajar lebih lanjut, silakan kunjungi situs pelatihan Google News Initiative.